Pemkot Palopo
HeadlineMakassarPalopoPemkot PalopoPeristiwaSulselViral

Wawali Kota Palopo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS LAN Makassar

103
×

Wawali Kota Palopo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS LAN Makassar

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR|WARTAWAKTU.com — Wakil Wali Kota Palopo, Dr.Akhmad Syarifuddin Daud menjadi narasumber pada Pelatihan Dasar CPNS angkatan XL–XLIII digelar Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Kegiatan berlangsung di Kantor LAN, Jalan Raya Baruga, Kota Makassar, Kamis (27/11/2025).

Pada pelatihan diikuti peserta CPNS dari berbagai instansi itu, Ome, sapaan akrab Wakil Wali Kota Palopo membawakan materi bertema “Profesionalisme ASN”.

Dalam pemaparannya dihadapan peserta dari Angkatan XL-XLI, ia menekankan bahwa profesionalisme merupakan unsur fundamental dalam penyelenggaraan pemerintahan modern. Menurutnya, kualitas aparatur negara menentukan kualitas pelayanan publik yang diterima masyarakat.

“Profesionalisme ASN adalah fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang berjalan efektif dan dipercaya publik. Tanpa profesionalisme, sulit bagi kita menghadirkan layanan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Ome juga menjelaskan bahwa profesionalisme ASN bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi merupakan kombinasi dari sejumlah dimensi.

“Kualifikasi pendidikan, kompetensi, etos kerja, dan kedisiplinan adalah empat pilar utama profesionalisme ASN. Semuanya saling terkait dan tidak dapat dipisahkan,” tamba Wakil Wali Kota Palopo.

Dia menegaskan, bahwa berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, turut berpengaruh terhadap kualitas kerja ASN. Lingkungan kerja, pola kepemimpinan, hingga kebijakan dan regulasi menjadi elemen penting yang menentukan sejauh mana ASN dapat mengembangkan diri.

“Kita bekerja dalam sistem birokrasi yang terus berubah. Karena itu, ASN harus adaptif. Profesionalisme bukan sesuatu yang statis, tetapi harus terus diperbarui seiring perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat,” kata Ome.

Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong peserta Latsar CPNS untuk memaknai profesi ASN sebagai bentuk pengabdian kepada negara. Ia menekankan bahwa karakter dan integritas merupakan nilai yang wajib melekat pada setiap aparatur.

“ASN yang profesional bukan hanya yang kompeten secara teknis, tetapi juga yang berintegritas dan mampu memberikan pelayanan secara adil, cepat, dan tepat. Kita harus menghadirkan wajah birokrasi yang melayani, bukan dilayani,” tuturnya.

Ome berharap melalui proses Latsar ini, peserta CPNS dapat membangun fondasi kuat sebelum memasuki dunia kerja birokrasi yang sesungguhnya.

“Saya berharap adik-adik CPNS dapat terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan tetap rendah hati dalam memberikan pelayanan. Tantangan ke depan semakin kompleks, dan ASN harus selalu siap bertransformasi,” pungkasnya.

sebagai informasi, Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN sendiri merupakan unit kerja yang telah menyandang predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Unit ini terus berupaya membangun kultur pelayanan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik yang bertentangan dengan etika birokrasi.

LAN juga menyediakan layanan pelaporan bagi masyarakat apabila menemukan indikasi penyimpangan atau pelanggaran kode etik oleh pegawai.#Red

 

Koni Palopo